header kapan nulis oz

Review 2 Impal : Tradisi Perkawinan Impal

10 komentar
Konten [Tampil]

            Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan tradisi, salah satunya dalam pernikahan. Sobat Oz tahu tidak bahwa ada tradisi Perkawinan Impal pada adat karo. Baru pernah dengar? Sama dong, Ibuk Oz kalau tidak membaca novel yang berjudul 2 Impal juga tidak akan pernah tahu. Penasaran gak sama perjodohan Impal ini? Yuk ah dilanjut bacanya, soalnya Ibuk Oz akan me-review novel 2 Impal yang memberikan kesan yang sangat membekas di hati Ibuk Oz.


2 Impal oleh Ita Sembiring

  
gambar 2 Impal Ita Sembiring

            Sebelum kita lanjut, yuk kenalan dengan Buku dan Penulisnya,
Judul                    : 2 Impal
Penulis                 : Ita Sembiring
Penerbit                : GALANGPRESS
Tahun Terbit         : 2010
Tebal Halaman     : 326 halaman
Ukuran Buku        : 130 x 180 mm

            Mbak Ita sembiring adalah seorang penulis novel best seller, 2 Impal adalah karya terbarunya setelah Tragedi Jakarta 13-14 Mei, catatan & refleksi, Jerit : Suatu Ketika di Lho'seumawe, Kupu-kupu Cinta, Dear Mr. Terrorist : kepada tuan teroris, Negeri Bayangan : terrorist free), Reuni Tsunami, When a Man Lost a Woman, No Volvere, Opera Orang Kaya dan beberapa karya lain ditambah dua e-novel : No More I Love You's dan Ada Selimut Gambar Hati.

Sinopsis 2 Impal

            Novel 2 Impal memberikan kesan yang mendalam bagi saya mengenai sebuah pernikahan, yaitu tentang Hak Memilih dan Menjalani Hidup. Dalam novel ini Kaigia Dalinna seorang gadis muda, memiliki harapan dapat meraih cita-cita dan impiannya untuk kuliah harus kandas karena harus patuh pada keputusan kedua orang tua untuk melakukan perkawinan Impal dengan Belin Djapa. 


            Perkawinan Impal adalah perkawinan yang sangat lazim terjadi pada masyarakat Karo yaitu menikahi anak paman yang masih ada hubungan kerabat dengan tujuan agar tidak memutus ikatan darah dan memutus persaudaraan (hal:14). 


            Kaigia mengalami kegagalan dalam rumah tangganya karena Belin Djapa berselingkuh darinya, ketika ia mulai membuka hati untuk menerima Belin saat anak pertamanya lahir yaitu Mekwa Ateta. Rasa kecewa dan sakit yang ia alami membuat Kaigia mengalami gangguan mental, ada dendam yang membekas di hatinya bahwa ia akan menaklukkan pria hidung belang yang mirip dengan Belin Djapa.


            Selain kisah Kaigia yang pilu, dalam novel ini kita juga akan ditemani dengan kisah Gundari Meriyah sahabat kaigia yang cukup rumit. Ia berharap dapat menikahi kekasihnya Torino, namun restu ibu Torino tak diperoleh Gundari karena Torino akan dijodohkan dengan Btari karena hutang budi keluarganya. Akhirnya Gundari Meriyah berakhir menikahi Alar, Impalnya yaitu anak pamannya.


            Berbeda dengan Kaigia, Gundari menikahi Alar karena saling cinta, akan tetapi saat Gundari telah bahagia bersama Alar, ia bertemu kembali dengan Torino, sehingga membuat Gundari bimbang. Akankah Gundari mencoba untuk kembali pada Torino dan meninggalkan keluarga yang mencintainya? Dan Bagaimana Kaigia menjalani hidup yang penuh dengan kepiluan? Penasaran kan? Baca deh bukunya, Ibuk Oz jamin kisah Kaigia dan Gundari ini akan mengaduk-aduk emosi dan perasaan Sobat Oz.

Unsur-unsur Cerita 2 Impal

            Novel 2 Impal  ini memiliki tema yang cukup unik, yaitu Tradisi Perkawinan Impal. Di sini Ibuk Oz melihat bahwa wanita tidak memiliki hak untuk memilih dan menjalani hidupnya sendiri. Ketika keluarga sudah memutuskan untuk melakukan perkawinan Impal maka tak ada negosiasi atau penolakan. Si Perempuan tak berhak menolak, tak memiliki hak untuk memilih. Menurut Kaigia, perkawinan Impal adalah sebuah pernikahan yang di dasari 60 % (Perjodohan), 30 % (rasa takut melawan orang tua), dan 10% (kerelaan yang dipaksakan) (hal:127).


            Ketika si perempuan memilih untuk tak menikahi Impalnya, dan kemudian menikahi pria lain atau kekasihnya, maka ia akan diasingkan dalam keluarga. Beruntung Gundari menikahi impalnya yang baik, tampan dan menyayanginya dan begitupun Gundari.

            Tokoh-tokoh dalam Novel 2 Impal ini digambarkan dengan sangat lugas dan jelas oleh penulis. Ibuk Oz bisa membayangkan bagaiaman perawakan Belin Djapa yang menjengkelkan, betapa putus asanya Kaigia atas derita hidupnya serta kebimbangan Gundari akan kehidupannya yang sempurna karena kedatangan Torino. Setiap tokoh memiliki karakter yang kuat sehingga menjadi kekuatan dari Novel ini.

Kelebihan dan Kekurangan 2 Impal

            Novel 2 Impal memiliki kelebihan dalam alur kisah yang sangat menarik, membandingkan  akibat dari 2 perkawinan Impal yang berhasil dan yang gagal. Bahasa yang lugas dan terkesan realistis, tidak dibuat-buat membuat Ibuk dapat memahami kisah ini dengan baik. Terakhir, kisahnya mampu membuat pembaca menebak-nebak dan bertanya-tanya apa yang akan terjadi di akhir cerita.


            Kekurangan dari kisah ini yaitu ceritanya kehidupan Gundari lebih menarik dibandingkan kaigia yang terluka karena kegagalan perkawinan impalnya dan akhir yang agaknya terlalu dipaksakan baik untuk Gundari maupun Kaigia.


            Kisah ini sangat bagus untuk menemani waktu santai Sobat Oz, dan pembaca sebaiknya yang sudah berumah tangga atau sudah 17 tahun ke atas karena ada beberapa bagian yang sedikit vulgar. Bagi Sobat Oz yang menyukai tradisi atau budaya suatu daerah yang dikemas dengan sebuah kisah Ibuk Oz sangat merekomendasikan Novel 2 Impal ini.

Penutup

            Nah, itulah review Novel 2 Impal: Tradisi Perkawinan Impal, sangat menarik ya Sobat Oz. Jika Ibuk Oz boleh memberikan nilai maka Novel 2 Impal ini 7.5 dari 10 poin. Alasannya karena novel ini cukup tebal dan memakan waktu untuk menyelesaikannya, selain itu novel ini memiliki akhir yang menurut Ibuk Oz bisa lebih menarik lagi.


Sampai ketemu lagi pada review buku selanjutnya ya Sobat Oz...

Menikah adalah tentang hak memilih dan menjalani kehidupan berumah tangga versi kita yang akan dijalani seumur hidup. Menjalani seumur hidup berarti apapun yang terjadi kedepannya akan dilalui dan ditanggung pahit, manis dan air mata, serta derita karena kita yang memilih untuk menjalani hidup dengannya.

 

Mairoza HR
Eoseo Osibsio Selamat Datang di Blog Kapan Nulis, Oz? Dalam blog ini Sobat, Oz akan mendapatkan informasi tentang aneka Review, tips dan trik, tutorial dan beberapa pikiran receh saya lainnya. Saya adalah seorang Ibu Rumah tangga yang nyambi jadi Guru Bahasa Inggris, blogger dan soon to be a youtuber. Ingin Kerjasama? Silahkan kontak email saya ya...

Related Posts

10 komentar

  1. jadi perkawainan impal ini pernikahan sedarah ya, Mb. Plusnya sih kedua mempelai sudah paham satu sama lain ya karena masih sodara. akan menyenangkan kalau sama-sama baiknya ya :D
    tapi aku tetap menolak dan tidak setuju perjodohan yang memaksa seperti ini sih. suka banget sama quotes akhir Ibuk Oz. setuu banget!

    BalasHapus
  2. Mengenalkan tradisi bisa berbagai media, salah satunya melalui media baca. Novel 2 Impal adalah edukasi tentang budaya dan tradisi pernikahan di Karo dengan segala keunikannya.

    BalasHapus
  3. Unik ya adatnya, baru tahu aku tentang impal. Mestinya banyak cerita seru di dunia nyatanya.

    BalasHapus
  4. salah satu manfaat baca novel ya ini kan ka. selalu ada pelajaran dan pengetahuan yg bisa di ambil

    BalasHapus
  5. Aku suka banget nih cerita yang mengisahkan tradisi setempat, Mbak. Berasa seperti diajak jalan-jalan ke daerahnya. buku ini di ipusnas ada g ya, mbak?

    BalasHapus
  6. Suka novel yang kek gini, ada sentuhan tradisinya, jadi bisa belajar banyak. Bagus nih, jadi pengen baca.

    BalasHapus
  7. Welcome back bu Oz... Makasih review novelnya. Nama tokoh-tokohnya unik ya... Ceritanya juga mengandung budaya lokal. Suka...

    BalasHapus
  8. Pastinya sangat menarik sekaki ya nb membaca novel yang memang diangkat dari muatan lokal. Semakin menguatkan pada pengenalan budaya ataupun adat di negara kita

    BalasHapus
  9. wanita tidak memiliki hak untuk memilih dan menjalani hidupnya sendiri. sedih kali membaca pernyataan ini tapi memang masih ada yang kayak gini sih di daerah nenenku . keren ini novelnya dg mengangkat karifan lokal meski agak wow

    BalasHapus
  10. wah jadi makin penasaran sama cerita lengkapnya :O

    BalasHapus

Posting Komentar