header kapan nulis oz

Karena Menulis Saya Bisa ...

2 komentar
Konten [Tampil]

            Pernah merasa bingung ketika ditanyakan alasan kenapa menulis? Dulu saya selalu kebingungan memberikan alasan kenapa menulis? Ya, memang terkadang melakukan yang kita suka tidak perlu alasan dong ya, eh perlu gak sih? Yuk kita cari tahu alasan kenapa kita menulis?

            Coba Sobat Oz ingat-ingat, apa yang dirasakan ketika selesai menulis? Adakah jawabannya di antara pilihan di bawah ini?

Karena Menulis Saya Bisa ... 

Gambar Alasan Menulis
Alasan Menulis

1. Karena menulis saya bisa lega

            Setiap selesai menulis saya selalu merasa beban yang dirasa tiba-tiba menghilang entah kemana. Ya, saya merasa lega. Dalam menjalani kehidupan sehari-hari terkadang kita lupa meluangkan waktu untuk diri sendiri. Selalu mendahulukan orang lain sebelum diri sendiri, dengan menulis saya mencoba untuk egois yaitu mendahulukan apa yang saya rasa. 


2. Karena menulis saya bisa semangat

            Bagi saya setelah melepaskan beban di hati melalui tulisan saya akan merasa lega. Hal-hal yang saya rasakan saat beraktivitas seperti gelas yang diisi air sampai penuh, kemudian setelah dikosongkan dengan menulis maka gelas saya kembali kosong. Seperti itulah gambaran diri saya, setelah menulis tubuh, hati dan pikiran saya siap dan semangat untuk melakukan kegiatan di hari berikutnya. 


3. Karena menulis saya bisa lebih menghargai diri saya sendiri

            Ketika menulis saya mencurahkan perasaan saya. Kemudian ketika beberapa hari berikutnya saya baca kembali tulisan itu saya merasa, saya berharga dan saya tidak pantas merasakan hal-hal seperti minder, tidak percaya diri dan perasaan-perasaan insecure lainnya. Saya merasa setiap makhluk yang diciptakan Allah di dunia ini memiliki kesempatan dan keistimewaannya masing-masing. Saya tidak harus seperti dia yang begini atau begitu. Ini saya, dengan segala kekurangan dan kelebihannya.


            Ketiga alasan di atas adalah alasan yang bersifat pribadi, alasan yang saya rasakan feedbacknya untuk diri saya sendiri. Ternyata sebuah tulisan bisa juga dirasakan manfaatnya bagi orang lain loh Sobat Oz.


4. Karena menulis saya bisa berbagi manfaat dengan orang lain

            Ketika kita membuat tulisan tentang perasaan dan diri kita, bagaimana kita merasa sendiri dan bangkit dari sebuah masalah ternyata di luar sana ada juga yang merasakan hal  yang sama dengan kita. Jadi kita bisa berbagi perasaan dan pengalaman dengan orang lain. Selain itu ketika kita membuat tulisan yang bisa membantu orang lain dalam melakukan sesuatu seperti tutorial, review dan tips tak ayal ada yang mencoba melakukan tutorial, atau tips yang kita tulis dan merasakan manfaatnya sehingga menjadi tulisan yang bermanfaat bagi orang lain. 

            Untuk melakukan kegiatan yang kita suka memang tak memerlukan alasan, tetapi untuk terus konsisten dalam melakukan kegiatan yang kita sukai itu harus memiliki alasan. Karena lingkupnya mulai berubah, awalnya menulis hanya untuk mengekspresikan perasaan, mulai berubah menjadi ingin berbagi manfaat dengan orang lain. Sama halnya alasan saya menulis dan memilih platform menulis yaitu blogger. 

            Dulu alasan saya menulis hanya ingin mencurahkan perasaan melalui tulisan dan menulisnya dalam buku diari, kemudian saya merasa ingin berbagi manfaat dengan orang lain, maka saya mulai mengganti platform menulis dari diari ke blog.

5. Karena menulis saya bisa diingat dan dikenang

            Sobat Oz pernah dengar kalimat ini, "gajah mati meninggalkan gading, sedangkan manusia meninggalkan nama". Kira-kira seperti itulah kalimatnya, jika kurang tepat mohon dikoreksi di kolom komentar ya Sobat Oz. Dari kalimat itu saya ingin nanti tidak diingat hanya dari nama saja, tetapi juga melalui tulisan dan karya. Mungkin raga saya tak ada lagi di dunia ini, tetapi tulisan saya akan selalu ada dan hidup selama bermanfaat bagi orang lain. 


Ada Apa dengan Komunitas One Day One Post? 

 
gambar why odop
Komunitas One Day One Post

            Semangat menulis saya semakin besar, namun saya butuh sebuah wadah yang akan terus memupuk semangat ini. Akhirnya saya dipertemukan dengan sebuah komunitas menulis yaitu One Day One Post. Sebuah komunitas yang memiliki komitmen untuk menulis satu hari satu tulisan. Saya langsung tertarik untuk mengenal komunitas ini melalui salah satu programnya yang dibuka untuk umum, yaitu Ramadhan Writing Challenge pada tahun 2019.

            Alasan lainnya saya tertarik dengan komunitas ini adalah mereka memiliki program yang keren tetapi hanya anggota resmi saja yang boleh menikmatinya sehingga saya semakin bertekad untuk bisa menjadi anggota resmi agar dapat mengikuti program mereka. 

            Saya harus menunggu 1 tahun dan menelan pahitnya kegagalan pada perekrutan anggota Komunitas One Day One Post Batch 7 pada tahun 2019 yang lalu. Anehnya keinginan saya untuk bisa menjadi anggota komunitas ini bukannya semakin redup akan tetapi semakin menggelora. Saya berjanji pada diri sendiri akan memperbaiki cara menulis saya sambil berlatih menulis pada Ramadhan Writing Challenge tahun berikutnya dan mendaftar untuk Batch 8 di tahun 2020.

            Setelah kurang lebih 75 hari menulis bersama Komunitas One Day One Post saya akhirnya berhasil lolos dan menyandang status anggota resmi komunitas ini. Kebahagiaan saya tidak berhenti hanya di sini saja, saya pun bisa menikmati salah satu program-program ODOP yang keren-keren itu diantaranya Odop Tembus Media, ODOP Blog Squad, ODOP Nulis Buku, dan ODOP Reading Challenge. 

            Menemukan komunitas yang bisa saling mendukung dan mendorong semangat menulis merupakan sebuah rezeki dan berkah yang tiada bandingnya menurut saya. Bisa belajar menulis bersama teman-teman yang sefrekuensi membuat saya selalu ingin terus belajar memperbaiki tulisan dan berproses bersama rekan-rekan yang hebat-hebat di Komunitas yang juga tak kalah hebatnya. 

 

What's Next?

 
gambar Let's get into the next step
Let's get into the next step

            Setelah menemukan alasan menulis, saya pun sudah menemukan komunitas yang menurut saya bisa memberikan semangat untuk terus menulis, lalu apa lagi selanjutnya? Untuk kedepannya saya akan membuat target untuk membangun blog saya menjadi lebih baik lagi, lalu dengan tetap konsisten menulis. Syukur-syukur bisa menulis setiap hari minimal dalam sebulan 4 kali posting tulisan di blog. Semua proses ini akan saya jalani untuk mencapai tujuan saya di masa depan yaitu menjadi seorang blogger yang bisa berbagi manfaat melalui tulisan.


            Itulah alasan saya kenapa menulis, karena menulis saya bisa lega, semangat, lebih menghargai diri sendiri, berbagi manfaat dengan orang lain dan diingat dan dikenang melalui tulisan. Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat bagi teman-teman yang sampai saat ini masih ragu untuk menulis dan berbagi meallui tulisannya. Percayalah, setiap tulisan akan menemukan pembacanya. Kita tak pernah tahu siapa yang selalu menunggu tulisan kita untuk dibaca.

Mairoza HR
Eoseo Osibsio Selamat Datang di Blog Kapan Nulis, Oz? Dalam blog ini Sobat, Oz akan mendapatkan informasi tentang aneka Review, tips dan trik, tutorial dan beberapa pikiran receh saya lainnya. Saya adalah seorang Ibu Rumah tangga yang nyambi jadi Guru Bahasa Inggris, blogger dan soon to be a youtuber. Ingin Kerjasama? Silahkan kontak email saya ya...

Related Posts

2 komentar

Posting Komentar