header kapan nulis oz

Vitamin D & Covid-19

2 komentar
Konten [Tampil]

 Benarkah Vitamin D bisa cegah Covid-19?

  

gambar ini memberikan ilustrasi vitamin D bisa cegah covid 19
vitamin D bisa cegah covid-19?

            Beberapa hari belakangan ini tubuh saya terasa kurang fit, tulang-tulang terasa ngilu dan otot-otot terasa kaku. Hal ini terjadi karena kesibukan saya dalam melaksanakan penerimaan peserta didik baru dan langsung disambut dengan masa pengenalan lingkungan sekolah. Belum lagi saya harus mengerjakan persiapan dan melaksanakan kegiatan ini di tengah pandemi covid-19. Tentunya saya tidak boleh lengah untuk menjaga imunitas agar terhindar dari paparan covid-19.


"Sedia payung sebelum hujan"

            Teman-teman pasti sudah tidak asing lagi dong ya dengan pepatah ini? Mengantisipasi masalah sebelum masalah itu terjadi. Jadi apa sih yang bisa saya lakukan untuk mengantisipasi supaya terhindar dari paparan Covid-19? Yaitu saya harus membentengi diri dengan memperketat prokes, promkes, menjaga asupan makanan yang bergizi dan mengkonsumsi vitamin. Nah, usut punya usut saya sempat browsing di internet bahwa ada vitamin yang bisa mencegah Covid-19. Saya langsung penasaran dong, ternyata vitamin itu adalah Vitamin D yang dipercaya bisa mencegah Covid-19, kok bisa? Memang apa kandungan yang terdapat dalam Vitamin D sehingga dilabeli sebagai vitamin yang bisa mencegah Covid-19? Yuk kita cari tahu Benarkah Vitamin D bisa cegah Covid-19?


Baca Juga :

Temukan alasan blogging agar istiqomah


Vitamin D dapat meningkatkan kekebalan tubuh

 
gambar ini memberikan ilustrasi bahwa vitamin d bisa meningkatkan kekebalan tubuh
vitamin D meningkatkan kekebalan tubuh

            Vitamin D adalah vitamin yang larut dalam lemak dan diperlukan untuk kesehatan tulang, gigi dan sistem kekebalan tubuh. Tahu tidak teman-teman, sebenarnya vitamin ini sudah ada di dalam tubuh kita loh! Nah lebih hebatnya lagi vitamin ini bisa diproduksi melalui sinar matahari yang diserap kulit. Wah, kita bisa memproduksi vitamin D sendiri dong? Yaps, betul tinggal berjemur saja di bawah sinar matahari, maka tubuh kita akan memproduksi vitamin D yang dapat menjaga sistem kekebalan tubuh secara gratis.


            Beruntunglah kita tinggal di Indonesia dengan iklim tropis sehingga dapat menikmati sinar matahari sambil memproduksi vitamin D sendiri, bagaimana dengan negara yang memiliki 4 musim seperti inggris? Di masa pandemi ini mereka harus mencari cara agar vitamin D tetap terpenuhi dan bisa menjaga kekebalan tubuh.


            Lalu bagaimana cara memenuhi kebutuhan vitamin D dalam tubuh kita? Apa saja yang bisa kita lakukan dan konsumsi untuk meningkatkan imunitas dan mengandung vitamin D? Saya sudah merangkumnya dari beberapa sumber seperti 10 makanan penting yang mengandung vitamin D dan cara memenuhi kebutuhan vitamin D


Baca Juga : 

Mudahnya memasang TLD


Kegiatan, makanan, sayur dan buah yang mengandung vitamin D yang bisa cegah Covid-19!


a. Berjemur dibawah sinar matahari


            Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya bahwa dengan berjemur di bawah sinar matahari kita bisa mendapatkan vitamin D secara gratis. Cobalah untuk rutin berjemur setiap hari, luangkan waktu sekitar 10-20 menit setiap jam 10 pagi ke atas. Jangan lama-lama ya, karena nanti malah bisa menyebabkan Toksisitas Vitamin D ( menumpuknya vitamin D dalam tubuh yang bisa menyebabkan keracunan).


b. Pilih suplemen yang tepat


            Dalam memilih suplemen yang tepat jangan asal ya teman-teman, carilah suplemen yang bebas bahan pengisi dan aditif, sedikit bahan tambahan atau bersertifikat. Jangan lupa konsumsi vitamin D bersamaan dengan kalsium karena saling berkaitan.


c. Makan makanan dengan bagian yang berlemak seperti pada ikan salmon, tuna kalengan, susu dan telur


1. Teman-teman tahu tidak sih kalau dalam 100 gram ikan salmon terkandung 526 IU yang hampir memenuhi kebutuhan vitamin D harian orang dewasa yaitu 600 IU.


2. Bagi teman-teman yang sulit mendapatkan ikan tuna bisa mengkonsumsi tuna kalengan ya, karena pada tuna kalengan ini mengandung 268 IU vitamin D per porsi akan tetapi jangan langsung dimakan satu kaleng sehari ya teman-teman karena sebaiknya mengkonsumsi tuna kalengan tidak lebih dari 170 gram saja per-minggu.


3. Susu  sapi dan susu kedelai adalah produk makanan yang juga mengandung vitamin D loh teman-teman. Untuk susu sapi mengandung 115-130 IU untuk satu cangkir (237 ml), sedangkan untuk susu kedelai mengandung 107-117 IU vitamin D per cangkir (237 ml) 


4. Sedangkan pada bagian kuning telur mengandung lemak, vitamin dan mineral, lalu pada putih telur kaya akan protein dan mengandung 37 IU vitamin D. Wah, sambil berjemur bisa sambil ngemil telur rebus ya, dapat double vitamin D-nya deh! 


d. Makan lebih banyak jamur


            Nah, bagi yang gak suka ikan-ikanan atau telur-teluran ada solusi lainnya nih yang mengandung vitamin D, yaitu jamur. Bisa ditumis atau dibikin jamur krispi juga enak sepertinya. Hayo langsung berburu jamur ini mah.


e. Keju


            Siapa yang suka diam-diam ke dapur buka kulkas terus iris-iris keju dan dicemilin? Aduh aku banget itu ... Eh, ternyata keju juga sumber vitamin D alami loh meskipun kandungannya tidak terlalu banyak tapi bolehlah sekali-kali dikonsumsi karena keju mengandung 8-24 IU vitamin D per porsi 2 ons (50 gram).


f. Tahu dan Tempe


            Nah, kalau makanan ini pastinya sering kita konsumsi ya, seperti orek tahu dan tempe. Nah, selain mudah ditemukan dan mudah diolah ternyata dalam 100 gram tahu dan tempe mengandung 26 persen vitamin D. 


g. Brokoli


            Siapa yang suka bikin salad atau sop dengan sayuran yang satu ini? selain rasanya yang enak ternyata brokoli juga mengandung vitamin D, wah bisa sering bikin sayur brokoli ini mah ya. Selain itu brokoli juga baik untuk tulang dan juga mengandung magnesium dan juga vitamin  K yang baik bagi darah.


h. Kiwi


            Nah, bagi yang suka makan buah boleh banget nih mengonsumsi buah kiwi yang kaya akan vitamin D. Jadi, jika mengkonsumsi buah ini teman-teman akan dapat 2 vitamin, C dan D loh. 


i. Pisang


            Loh, emang pisang juga mengandung vitamin D? Iya sih, sebenarnya pisang ini tidak mengandung vitamin D, tetapi kaya akan magnesium yang bisa mengaktifkan vitamin D dalam tubuh. Sambil berjemur, makan pisang vitamin D dalam tubuh langsung diaktifkan dan di produksi melalui sinar matahari.


Baca Juga : 

Atasi insecure dengan lagu Fiersa Besari


Jadi, benarkah vitamin D bisa cegah Covid-19?

 

gambar ini memberikan ilustrasi tentang ikhtiar
Ikhtiar

            Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya bahwa "Sedia payung sebelum hujan", kita mengantisipasi masalah sebelum masalah itu terjadi. Setelah mengetahui beberapa fakta tentang vitamin D dan bagaimana cara memenuhi kebutuhan vitamin D untuk tubuh yang baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh, maka tidak ada salahnya jika menganggap bahwa mengkonsumsi vitamin D adalah salah satu ikhtiar kita untuk menjaga imunitas di tengah pandemi yang tak kunjung ada akhirnya ini. Jika ternyata qadarullah kita tetap terpapar setelah mengonsumsi vitamin D yang dipercaya bisa mencegah covid-19 kita kembalikan lagi kepada kehendak-Nya. Tugas seorang manusia adalah berusaha dan berikhtiar yang terbaik untuk tetap sehat dan terhindar dari paparan covid-29 ini bukan? Stay positive and Healthy.


Mairoza HR
Eoseo Osibsio Selamat Datang di Blog Kapan Nulis, Oz? Dalam blog ini Sobat, Oz akan mendapatkan informasi tentang aneka Review, tips dan trik, tutorial dan beberapa pikiran receh saya lainnya. Saya adalah seorang Ibu Rumah tangga yang nyambi jadi Guru Bahasa Inggris, blogger dan soon to be a youtuber. Ingin Kerjasama? Silahkan kontak email saya ya...

Related Posts

2 komentar

  1. Makanan yang selalu menjadi menu di rumah, tapi tetap selang seling ya Kak biar ga bosen. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju Pak 👍 semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya Terima kasih sudah mampir 🙏

      Hapus

Posting Komentar